Rabu, 14 April 2010
In:
renungan
DAFTAR BUDAYA KITA yg DIRAMPOK HABIS-HABISAN
ini adalah daftar BUDAYA KITA yg DIRAMPOK HABIS-HABISAN
Batik dari Jawa oleh Adidas
Naskah Kuno dari Riau oleh Pemerintah Malaysia
Naskah Kuno dari Sumatera Barat oleh Pemerintah Malaysia
Naskah Kuno dari Sulawesi Selatan oleh Pemerintah Malaysia
Naskah Kuno dari Sulawesi Tenggara oleh Pemerintah Malaysia
Rendang dari Sumatera Barat oleh Oknum WN Malaysia
Sambal Bajak dari Jawa Tengah oleh Oknum WN Belanda
Sambal Petai dari Riau oleh Oknum WN Belanda
Sambal Nanas dari Riau oleh Oknum WN Belanda
Tempe dari Jawa oleh Beberapa Perusahaan Asing
Lagu Rasa Sayang Sayange dari Maluku oleh Pemerintah Malaysia
Tari Reog Ponorogo dari Jawa Timur oleh Pemerintah Malaysia
Lagu Soleram dari Riau oleh Pemerintah Malaysia
Lagu Injit-injit Semut dari Jambi oleh Pemerintah Malaysia
Alat Musik Gamelan dari Jawa oleh Pemerintah Malaysia
Tari Kuda Lumping dari Jawa Timur oleh Pemerintah Malaysia
Tari Piring dari Sumatera Barat oleh Pemerintah Malaysia
Lagu Kakak Tua dari Maluku oleh Pemerintah Malaysia
Lagu Anak Kambing Saya dari Nusa Tenggara oleh Pemerintah Malaysia
Kursi Taman Dengan Ornamen Ukir Khas Jepara dari Jawa Tengah oleh Oknum WN Perancis
Pigura Dengan Ornamen Ukir Khas Jepara dari Jawa Tengah oleh Oknum WN Inggris
Motif Batik Parang dari Yogyakarta oleh Pemerintah Malaysia
Desain Kerajinan Perak Desak Suwarti dari Bali oleh Oknum WN Amerika
Produk Berbahan Rempah-rempah dan Tanaman Obat Asli Indonesia oleh Shiseido Co Ltd
Badik Tumbuk Lada oleh Pemerintah Malaysia
Kopi Gayo dari Aceh oleh perusahaan multinasional (MNC) Belanda
Kopi Toraja dari Sulawesi Selatan oleh perusahaan Jepang
Musik Indang Sungai Garinggiang dari Sumatera Barat oleh Malaysia
Kain Ulos oleh Malaysia
Alat Musik Angklung oleh Pemerintah Malaysia
Lagu Jali-Jali oleh Pemerintah Malaysia
Tari Pendet dari Bali oleh Pemerintah Malaysia
sumber : http://gunyuu.deviantart.c om/journal/26846973/?offse t=25#comments
pasti kaget kan ngeliat betapa banyak kebudayaan kita yg telah diranpok oleh negara lain, bahkan mungkin kita malah baru tahu bahwa ternyata kita juga punya kebudayaan itu toh...
aku menulis ini bukan untuk menjelek-jelekan negara tetangga ataupun negara kita. Mungkin sebelum menyalahkan pihak lain, coba kita intropeksi diri kita sendiri kenapa semua itu bisa terjadi. Mungkin karena warga Indonesia sendiri yang kurang mencintai budaya sendiri dan lebih memililh untuk mengikuti budaya barat, mungkin warga indonesia sendiri belum mengenal dengan jelas kebudayaannya sendiri, mungkin bahkan warga indonesia sendiri tidak peduli akan kebudayaan indonesia.
Maka dari itu, mulai sekarang kita tanamkan cinta tanah air pada diri kita masing-masing. Kita kembangkan kepedulian kita pada kebudayaan Indonesia, tidak hanya melulu terfokus pada pengembangan teknologi, tapi juga mengedepankan masalah pelestarian kebudayaan Indonesia.
Jadi, Ayo kita jaga kebudayaan kita agar daftar dia atas tidak menjadi lebih panjang lagi
Batik dari Jawa oleh Adidas
Naskah Kuno dari Riau oleh Pemerintah Malaysia
Naskah Kuno dari Sumatera Barat oleh Pemerintah Malaysia
Naskah Kuno dari Sulawesi Selatan oleh Pemerintah Malaysia
Naskah Kuno dari Sulawesi Tenggara oleh Pemerintah Malaysia
Rendang dari Sumatera Barat oleh Oknum WN Malaysia
Sambal Bajak dari Jawa Tengah oleh Oknum WN Belanda
Sambal Petai dari Riau oleh Oknum WN Belanda
Sambal Nanas dari Riau oleh Oknum WN Belanda
Tempe dari Jawa oleh Beberapa Perusahaan Asing
Lagu Rasa Sayang Sayange dari Maluku oleh Pemerintah Malaysia
Tari Reog Ponorogo dari Jawa Timur oleh Pemerintah Malaysia
Lagu Soleram dari Riau oleh Pemerintah Malaysia
Lagu Injit-injit Semut dari Jambi oleh Pemerintah Malaysia
Alat Musik Gamelan dari Jawa oleh Pemerintah Malaysia
Tari Kuda Lumping dari Jawa Timur oleh Pemerintah Malaysia
Tari Piring dari Sumatera Barat oleh Pemerintah Malaysia
Lagu Kakak Tua dari Maluku oleh Pemerintah Malaysia
Lagu Anak Kambing Saya dari Nusa Tenggara oleh Pemerintah Malaysia
Kursi Taman Dengan Ornamen Ukir Khas Jepara dari Jawa Tengah oleh Oknum WN Perancis
Pigura Dengan Ornamen Ukir Khas Jepara dari Jawa Tengah oleh Oknum WN Inggris
Motif Batik Parang dari Yogyakarta oleh Pemerintah Malaysia
Desain Kerajinan Perak Desak Suwarti dari Bali oleh Oknum WN Amerika
Produk Berbahan Rempah-rempah dan Tanaman Obat Asli Indonesia oleh Shiseido Co Ltd
Badik Tumbuk Lada oleh Pemerintah Malaysia
Kopi Gayo dari Aceh oleh perusahaan multinasional (MNC) Belanda
Kopi Toraja dari Sulawesi Selatan oleh perusahaan Jepang
Musik Indang Sungai Garinggiang dari Sumatera Barat oleh Malaysia
Kain Ulos oleh Malaysia
Alat Musik Angklung oleh Pemerintah Malaysia
Lagu Jali-Jali oleh Pemerintah Malaysia
Tari Pendet dari Bali oleh Pemerintah Malaysia
sumber : http://gunyuu.deviantart.c
pasti kaget kan ngeliat betapa banyak kebudayaan kita yg telah diranpok oleh negara lain, bahkan mungkin kita malah baru tahu bahwa ternyata kita juga punya kebudayaan itu toh...
aku menulis ini bukan untuk menjelek-jelekan negara tetangga ataupun negara kita. Mungkin sebelum menyalahkan pihak lain, coba kita intropeksi diri kita sendiri kenapa semua itu bisa terjadi. Mungkin karena warga Indonesia sendiri yang kurang mencintai budaya sendiri dan lebih memililh untuk mengikuti budaya barat, mungkin warga indonesia sendiri belum mengenal dengan jelas kebudayaannya sendiri, mungkin bahkan warga indonesia sendiri tidak peduli akan kebudayaan indonesia.
Maka dari itu, mulai sekarang kita tanamkan cinta tanah air pada diri kita masing-masing. Kita kembangkan kepedulian kita pada kebudayaan Indonesia, tidak hanya melulu terfokus pada pengembangan teknologi, tapi juga mengedepankan masalah pelestarian kebudayaan Indonesia.
Jadi, Ayo kita jaga kebudayaan kita agar daftar dia atas tidak menjadi lebih panjang lagi
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
0 komentar:
Posting Komentar